Tag: Makanan Murah Meriah

10 Resep sate ayam, simpel, mudah dibuat

10 Resep sate ayam, simpel, mudah dibuat

10 Resep sate ayam, simpel, mudah dibuat – Ketika mendengar nama sate apa sih yang muncul di kepala? Dagingnya yang empuk, aromanya yang tajam, atau rasanya yang manis? Waduh baru membayangkan saja perut sudah keroncongan. Baca juga : 7 RESEP SEMPOL AYAM, ENAK, GURIH, PRAKTIS 

12 Resep makanan sehat untuk anak

12 Resep makanan sehat untuk anak

12 Resep makanan sehat untuk anak – Menyiapkan makanan untuk keluarga adalah aktivitas rutin yang menyenangkan, termasuk untuk buah hati. Nah, menyediakan makanan untuk anak memang diakui gampang-gampang susah. Baca juga : 10 RESEP MAKANAN KHAS DAERAH, MUDAH DIBUAT Makanan untuk anak biasanya berbeda dengan 

10 Resep makanan khas daerah, mudah dibuat

10 Resep makanan khas daerah, mudah dibuat

10 Resep makanan khas daerah, mudah dibuat – Indonesia terkenal sebagai negara yang kaya dengan berbagai potensi. Beragam kebudayaan, bahasa, suku, hingga kuliner tersebar di seluruh pelosok negeri. Dari Sabang hingga Merauke memiliki ciri khas tersendiri.

Baca juga : INI 4 CARA AMPUH MAKANAN TETAP HIGIENIS CEGAH COVID-19

Bahkan bukan rahasia lagi, jika dahulu para penjajah begitu tergoda dengan Indonesia. Ragam rempah-rempah yang dimiliki Indonesia pun juga menjadi primadona yang diburu berbagai pihak. Tak heran jika rempah-rempah ini mampu menghasilkan beragam kelezatan makanan khas daerah.

Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas yang kaya akan rasa. Meskipun terkadang memiliki nama yang hampir mirip, tetapi masing-masing daerah akan memiliki keunggulan cita rasa yang berbeda dengan daerah lain.

Sebagai contoh sederhana adalah Soto. Dari Barat hingga Timur Indonesia memiliki berbagai jenis makanan berkuah ini. Namun jika diamati, soto Padang dan coto Makassar akan memiliki perbedaan resep, rasa dan juga cara penyajian.

Nah itu hanya contoh kecil dari spesialnya makanan khas daerah. Penasaran bagaimana sebenarnya resep makanan khas daerah lainnya? Ini dia 20 resep makanan khas daerah seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Sabtu

2. Soto Padang

Bahan :
– 500 gram daging sapi (campur dengan tulang supaya kaldunya lebih kerasa).
– 2 liter air.
– minyak goreng untuk menumis.

Bahan cemplung :
– 2 batang sereh digeprek.
– 3 lembar daun salam.
– 4 lembar daun jeruk.
– 5 buah kapulaga.
– 8 kelopak bunga lawang.
– 5 buah cengkeh.
– 4 cm kayu manis.
– 2 batang daun bawang diiris.

Bumbu halus :
– 10 siung bawang putih.
– 6 buah bawang merah.
– 3 ruas lengkuas.
– 2 ruas jahe.
– 1 ruas kunyi.
– 1 sdt pala bubuk.
– 1 sdm ketumbar bubuk.
– 2 sdt lada bubuk.
– garam.

Bumbu pelengkap :
– sohun siram dengan air panas, rendam sebentar, angkat dan tiriskan.
– perkedel kentang.
– kerupuk merah.
– sambal.
– seledri diiris halus.
– bawang goreng.
– kecap.
– cuka.

Cara memasak :
a. Rebus daging sampai mendidih keluar buihnya, buah buih yang mengapung, masukkan semua bahan cemplung, lanjutkan merebus sampai daging empuk, masukan daun bawang, tunggu layu, matikan kompor, angkat daging, dan tunggu dingin.
b. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus sampai wangi, campur bumbu yang sudah ditumis ke dalam air rebusan daging, masak sebentar sampai bumbu dan kaldu menyatu. koreksi rasa.
c. Iris tipis daging yang sudah direbus, kemudian goreng sampai garing.
d. Tata sohun, daging didalam mangkok, siram dengan kuah soto, beri kerupuk, perkedel, seledri dan sambal.
e. Sajikan.

2. Bubur Manado

Bahan:
– 200 gram beras.
– 2 buah jagung manis dipipil.
– 150 gram singkong potong dadu.
– 100 gram ubi kuning, potong dadu .
– 1 kg labu kuning, kukus dan lumatkan dengan garpu.
– 4 liter air atau tambahkan sesuai kebutuhan.

Bahan sayur:
– 5 lembar daun gedi,rajang halus .
– 1 lembar daun kunyit,rajang sehalus mungkin.
– 2 batang daun bawang, rajang halus.
– 1 ikat kangkung, ambil daun dan pucuk mudanya, rajang kasar
– 1 ikat kecil bayam, ambil daun.
– 1 mangkuk kemangi, dari 5 ikat kecil kemangi, ambil daun dan pucuk mudanya saja.

Bumbu:
– 5 batang serai, ambil bagian putihnya saja dan memarkan.
– 2 lembar daun salam.
– 1 sdm garam.
– kaldu jamur secukupnya.
– 6 bawang putih, cincang halus.
– 6 bawang merah iris tipis.

Bumbu pelengkap
– sambal dabu dabu atau sambal korek.
– ikan asin goreng.

Cara memasak :
a. Cuci bersih beras,lalu di panci masukkan air, beras, singkong, ubi masak dengan api kecil sampai singkong dan ubi lembut.
b. Masukkan bawang putih, bawang merah, daun salam dan serai sambil terus diaduk, masukkan jagung dan labu kuning.
c. Tambahkan air bila diperlukan, masukkan garam lada dan kaldu jamur aduk rata lagi.
d. Setelah beras sudah menjadi bubur terakhir masukan semua sayuran aduk rata, koreksi rasa, angkat.

3. Sop Konro

Bahan :
– 1 kg iga sapi.
– 1700 ml air.
– 1/2 butir kelapa parut kemudian disangrai hingga kering lalu dihaluskan.
– 1 lembar daun salam.
– 2 lembar daun jeruk.
– 2 cm kayu manis.
– Daun bawang dan Daun Seledri secukupnya.
– Minyak secukupnya untuk menumis.
– Gula pasir,garam,kaldu sapi bubuk secukupnya.

Bumbu halus :
– 10 siung bawang merah.
– 6 siung bawang putih.
– 4 butir kemiri.
– 1 buah kluwak.
– 5 batang sereh.
– Serimpang lengkuas.
– 2 cm kunyit.
– 1/2 sdt merica bubuk.
– 1 sdt jinten bubuk.
– 1 sdt ketumbar bubuk.
– 1/4 pala bubuk.

Bahan pelengkap :
– Nasi putih atau buras.
– Bawang goreng.
– Sambel & jeruk nipis.

Cara memasak :
a. Presto iga sapi hingga empuk dengan air secukupnya,saring ambil kaldunya 1 liter.
b. Pindahkan kepanci biasa,masukan iga dan kaldunya lalu tambah air biasa 700 ml atau secukupnya.
c. Tumis bumbu halus dengan minyak secukupnya hingga wangi,lalu masukan kedalam panci iga,masukan juga daun salam,daun jeruk,kayu manis dan kelapa sangrai yang dihaluskan,aduk rata,beri gula garam dan kaldu sapi bubuk,didihkan cek rasa.
d. Masukan potongan daun seledri dan daun bawang secukupnya didihkan sebentar matikan api.
e. Sajikan dimangkok saji lalu taburi bawang goreng.

4. Sate lilit ayam khas Bali

Bahan :
– 300 gr daging ayam (giling).
– 100 gr kelapa parut.
– 1 butir telur ayam.
– 2 sdm tapioka.
– 5 siung bawang merah.
– 4 siung bawang putih.
– 3 biji kemiri (sangrai).
– 1 cm kunyit (bakar).
– 2 cm kencur.
– 1 cm lengkuas.
– 1 cm jahe.
– 5 buah cabe rawit (boleh lebih).
– 1 cm terasi (bakar).
– secukupnya garam & merica.
– 20 batang bambu atau serai.

Cara memasak :
a. Haluskan bawang merah,bawang putih, kunyit, cabai, kemiri, jahe, kencur, lengkuas dan terasi
b. Campurkan ayam giling,telur,tapioka,dan kelapa. Beri garam dan merica secukupnya.
c. Tumis bumbu halus hingga harum lalu campurkan kedalam adonan daging ayam. Aduk rata.
d. Panaskan Grill Pan dengan api sedang. Ambil sedikit adonan. Masak hingga matang. Lalu cicipi rasanya hingga pas.
e. Jika rasa sudah pas. Ambil adonan secukupnya dan lilitkan pada batang Bambu atau Batang serai. Lalu panggang di Grill Pan hingga matang.
f. Untuk Sambal matah : iris bawang merah,daun jeruk,cabai,dan batang serai bagian putihnya saja. Beri sejumput garam. panaskan 2 sdm minyak masukkan terasi. goreng hingga terasi hancur bercampur minyak. lalu campurkan pada bahan irisan. Aduk rata, siap dihidangkan.

5. Candil ketan

Bahan :
– 200 gr tepung ketan.
– 30 g tepung tapioka. Tepung beras atau boleh tepung ketan saja.
– 1/3 sdt garam.
– secukupnya air hangat sampai adonan bisa dipulung.

Bahan kuah :
– 150 gula merah, disisir.
– 800 ml air.
– 2 lembar daun pandan ditali simpul.

Bahan larutan pengental :
– 1 sdm tepung ketan atau boleh lebih jika suka kuah yang kental.
– 1 sdm tepung beras atau boleh lebih jika suka kuah yang kental.
– Campur semua bahan dan tambahkan sedikit air, aduk hingga larut dan tidak ada yang bergerindil.

Bahan kuah santan :
– 400 ml santan kental.
– 1/4 sdt garam.
– Secukupnya buah nangka dipotong kotak kecil2 ( opsional).
Rebus kuah santan hingga mendidih bersama garam dan daun pandan. Matikan api. Masukan potongan nangka.

Cara memasak :
a. Campur tepung ketan, tepung tapioka dan garam, tuangi air hangat secukupnya sampai adonan lembut dan enak buat dipulung ( kalau terlalu lembek boleh ditambahi tepung ketan lagi).
b. Siapkan nampan, taburi tipis2 dengan tepung kanji.
c. Ambil secuil adonan bentuk bulat sebesar kelereng. Susun di atas nampan. Lakukan sampai adonan habis
d. Masak semua bahan kuah kuah gula merah hingga gula larut dan mendidih.
e. Saring lalu masak lagi sampai mendidih.
f. Masukkan bola bola ketan. Masak dengan api kecil hingga gula meresap dan warna bola bola ketan berubah kecoklatan.
g. Masukkan larutan tepung , aduk pelan sampai kental dan meletup2.
h. Jika kurang kental bisa ditambahkan tepung ketan/ tepung beras yang dicairkan lalu dimasak lagi sampai kental.
i. Sajikan dengan kuah santan.

6. Pempek Palembang

Bahan untuk biang :
– 400 ml air.
– 200 gr terigu.
– Secukupnya Garam dan gula.

Bahan untuk adonan pempek :
– 3 butir telur dikocok (dicampur ke dalam adonan pempek).
– 5 siung bawang putih dihaluskan.
– 400 gr sagu tani.

Bahan untuk isian :
– 2 butir telur dikocok beri garam, gula sedikit.

Cara memasak :
a. Dalam panci campur terigu, air, garam dan gula. Aduk rata. Nyalakan api, masak sambil diaduk-aduk sampai menggumpal seperti bubur (hati-hati gosong) Angkat. Biarkan hangat.
b. Pindahkan biang yang sudah tidak panas ke dalam baskom. Dalam keadaan hangat tambahkan bawang putih, telur kocok. Aduk rata pakai sendok kayu.
c. Masukkan sagu sedikit-sedikit. Aduk rata.
d. Balur tangan dengan sagu, ambil sebagian adonan bentuk silinder
e.Buat lubang dengan menggunakan jari telunjuk. Bentuk seperti contong kemudian isi dengan telur kocok
f. Tutup adonan pempek rapat-rapat supaya tidak terbuka pada saat direbus
g. Rebus pempek dalam air mendidih sampai matang, angkat.

7. Seblak Bandung

Bahan:
– 2 genggam kerupuk (redam di air biasa 2 jam).
– 6 butir bakso.
– 200 g ceker.

Bumbu halus:
– 4 siung bawang merah.
– 3 siung bawang putih.
– 3 butir kemiri(boleh di kurangi klo ga suka creamy).
– 1 ruas jari kencur.
– 8 cabe merah keriting.
– 6 cabe rawit pedas.
– 5 cabe rawit hijau (untuk irisan).
– Gula, garam, kaldu bubuk, lada bubuk.
– 1 bonggol sawi sendok.
– 1 batang daun bawang.
– Air kaldubrebusan ceker (sesuai selera).
– 2 butir telur yang sudah di orak arik.

Cara memasak :
a. Tumis bumbu hingga matang.
b. Tambahkan bakso, ceker, kerupuk yg sudah di rendam, garam, gula, lada, saus tiram, kaldu bubuk. Masak sebentar.
c. Tambah air kaldu, masak hingga mendidih.
d. Masukkan daun sawi, daun bawang, dan cabe rawit iris, masak hingga sayuran matang.

8. Batagor Bandung

Bahan:
– 250 gr ikan fillet tenggiri buang kulitnya
– 2 butir telur (jika besar boleh pakai 1 butir)
– 5 sdm tepung tapioka/sagu
– 2 sdm tepung terigu
– 4 bh bawang putih potong goreng
– 1/2 sdt meres garam
– 1 sdt gula putih
– 1/2 sdt lada putih bubuk (optional)
– 1 lembar daun bawang iris tipis
– 5 buah tahu pong segi4 bagi 2
– 15 lembar kulit pangsit

Cara memasak :
1. Masukan seluruh bahan kedalam chopper, blender hingga halus, koreksi rasa.
2. Campurkan irisan daun bawang, aduk hingga rata.
3. Isi tahu dengan 1 sdm adonan, isi kulit pangsit dengan 1sdt adonan, Goreng dalam api sedang hingga kecoklatan.

Sambal Batagor

– 100 gr kacang tanah
– 6 bh cabai merah keriting
– 6 bh cabai rawit merah galak
– 3 bh bawang putih
– 100 cc air putih
– 1/2 sdt garam
– 1 sdm gula merah

Cara memasak :
1. Goreng seluruh bahan.
2. Blender dengan air, garam, gula.
3. Siapkan sedikit minyak, masak dalam api kecil hingga mengeluarkan minyak.

9. Tahu tek Surabaya

Bahan :
– Tahu putih
– 2 Telor
– 2 genggam kacang tanah goreng / -+100gr
– 4 siung bw putih
– Sedikit lada
– Garam
– Cabe rawit jika suka pedas
– 1/2sdm petis udang
– 1-2sdm kecap manis
– Daun seledri iris tipis2
– Kerupuk bawang yg biasanya juga untuk gado2
– 2 genggam Toge rebus
– Lontong atau nasi

Cara memasak :
-Bumbu/saus kacang
a. Goreng kacang tanah hingga matang, boleh digoreng bersama bawang putih dan cabe rawit, sisihkan.
b. Jika sudah dingin blender semuanya ditambah air matang agar blender tidak berat jalannya.
c. Tuang di mangkok, tambahkan gula, garam, kecap manis, dan petis udang.
d. Aduk rata. Boleh ditambah kecap sampai dapat rasa dan warna saus yg diinginkan.

-Tahu telor:
a. Kocok lepas telor.
b. Masukkan tahu yg sdh diiris kotak2 kecil tambahkan garam, lada, dan sedikit kaldu bubuk.
c. Goreng dengan wajan cekung dengan minyak yang panas dan api cenderung. kecil agar tahu matang sempurna.

-Plating:
a. Iris lontong/nasi tata d piring, letakkan tahu telornya.
b. Siram sausnya.
c. Tambahkan toge dan terakhir irisan daun seledrinya.
d. Tambahkan timun jika suka Jangan lupa kerupuknya.
e. Sajikan selagi hangat.

10. Krengsengan koyo dan urat sapi khas Jawa Timur

Bahan:
– 300gr daging campur (koyor,urat,tetelan) rebus hingga empuk, potong-potong
– 1buah bawang bombay,rajang
– 1batang daun bawang,rajang
Bumbu:
– 1sdm margarin
– 2sdm baceman bawang
– 1ruas kecil jahe,geprek
– 1sdt lada hitam (pakai lada putih boleh)
– 15cabe rawit (sesuai selera),rebus,lalu haluskan
– 1sdm kecap inggris
– 1sdt kecap asin
– 4sdm kecap manis (sesuai selera)
– 1sdt minyak wijen
– Gula,garam,kaldu bubuk secukupnya
Cara memasak :
a. Panaskan wajan,tumis baceman bawang bersama margarin,bawang bombay dan jahe hingga harum
b. Beri air secukupnya,masukkan potongan daging yang telah direbus
c. Masukkan ulekan cabe dan bumbui dengan kecap inggris,kecap asin,kecap manis,gula,garam,lada hitam dan juga kaldu bubuk aduk-aduk hingga rata
d. Kecilkan api,tunggu hingga bumbu meresap
e. Terakhir koreksi rasa,taburi dengan irisan daun bawang dan juga minyak wijen,aduk sebentar lalu angkat dan sajikan bersama nasi panas

5 Resep Camilan Enak dari Bahan Sesimpel Pisang

5 Resep Camilan Enak dari Bahan Sesimpel Pisang

5 Resep Camilan Enak dari Bahan Sesimpel Pisang – Siapa yang menolak kelezatan dari buah pisang? Aslinya saja sudah enak dan mengenyangkan, gimana kalau diolah bersama bahan-bahan lain ya? Baca juga : 10 MAKANAN TRADISIONAL INDONESIA DAN DAERAH ASALNYA Supaya kamu semakin semangat dan perut 

7 Resep Makanan Ringan Unik untuk Dijual

7 Resep Makanan Ringan Unik untuk Dijual

7 Resep Makanan Ringan Unik untuk Dijual – Resep makanan ringan unik untuk dijual bisa dijadikan referensi untuk memulai usaha. Kuliner merupakan jenis usaha yang tidak ada matinya. Makanan adalah kebutuhan pokok manusia. Baca juga : 10 MAKANAN TRADISIONAL INDONESIA DAN DAERAH ASALNYA Banyak macam 

10 Makanan Tradisional Indonesia dan Daerah Asalnya

10 Makanan Tradisional Indonesia dan Daerah Asalnya

10 Makanan Tradisional Indonesia dan Daerah Asalnya – Indonesia memiliki makanan tradisional yang beranekaragam. Karena terdiri dari banyak provinsi dan di setiap provinsi memiliki makanan khas dari daerah masing-masing. Bisa jadi setiap daerah memiliki puluhan makanan khas, namun dari banyaknya makanan khas tersebut tentu hanya beberapa saja yang terkenal hingga nasional bahkan internasional.

Baca juga : 13 MAKANAN KHAS SUBANG YANG LEZAT

Bagi Anda yang memiliki hobi travelling, pastinya kurang afdhol jika tidak mencicipi makanan khas dari tempat yang dikunjungi. Untuk itu, dalam artikel kali ini akan disajikan kumpulan daftar menu makanan khas dari beberapa daerah yang nantinya dapat Anda coba, jika berkunjung ke tempat-tempat wisata di seluruh Indonesia.

  1. Mie Aceh

Mie Aceh merupakan mie pedas khas Aceh. Bahan utama yang digunakan untuk mie tradisional ini yaitu mie kuning atau mie telor. Mie aceh disajikan dengan irisan daging kambing atau sapi, namun juga ada yang mengkombinasikan dengan makanan laut seperti kepiting, udang atau cumi. Mie ini disajikan bersama sup kari yang gurih dan pedas.

Mie Aceh tersedia dalam tiga jenis antara lain, mie Aceh setengah basah, mie Aceh goreng atau kering dan mie Aceh kuah atau sup. Biasanya dalam penyajiannya ditaburi dengan bawang goreng, emping, mentimun, potongan bawang merah dan perasan air jeruk nipis.

2. Karee Kameng

Karee kameng yaitu makanan tradisional khas Aceh. Makanan ini merupakan sajian paling favorit bagi warga Aceh. Karee kameng atau disebut juga dengan kari kambing ini merupakan lauk yang hampir selalu ada di kedai nasi atau dalam berbagai perhelatan. Di berbagai kedai nasi, kari ini terpampang di depan kedai dengan menggunakan wajan besar atau kuali yang selalu dipanaskan.
Karee kameng yaitu makanan tradisional khas Aceh. Makanan ini merupakan sajian paling favorit bagi warga Aceh. Karee kameng atau disebut juga dengan kari kambing ini merupakan lauk yang hampir selalu ada di kedai nasi atau dalam berbagai perhelatan. Di berbagai kedai nasi, kari ini terpampang di depan kedai dengan menggunakan wajan besar atau kuali yang selalu dipanaskan.

3. Lempah Kuning

Lempah kuning merupakan masakan paling populer di Bangka, baik dirumah makan, di warung , bahkan untuk menu sehari-hari. Menu makanan ini menjadi sajian paling banyak dimasak di Bangka.
Lempah kuning merupakan nama umum yang digunakan untuk nama masakan khas ini. Namun untuk menekankan jenis bahan utama yang digunakan, masakan ini sering disebut juga lempah laut. Karena proses memasak ikan tersebut harus menggunakan nanas, maka lempah nanas pun sering menjadi sebutan untuk masakan ini.
Kehadiran nanas dalam lempah kuning memberikan aroma harum dan sedikit rasa asam. Secara umum, masakan ini sebenarnya mirip dengan asam pedas di Riau atau pindang di Sumatra Selatan

4. Bika Ambon

Bika Ambon merupakan makanan tradisional khas Medan, Sumatra Utara. Namun banyak orang yang mengira bahwa kue ini berasal dari Ambon, Ibukota Maluku. Kue bika terinspirasi dari kue khas melayu yang dimodifikasi dengan bahan pengembang dan menghasilkan kue yang memiliki rongga dan berbeda dari kue aslinya.

Kue ini disebut bika ambon karena pertama kali dijual di simpang Jalan Ambon, daerah Sei Kera, Medan dan menjadi sangat populer. Kue bika ini terbuat dari berbagai bahan seperti tepung terigu, telur, santan, gula, pandan wangi dan bahan-bahan lainnya. Bika ambon tersebut menjadi makanan khas Medan yang paling favorit.

Citarasa bika ambon ini sangat enak karena memiliki serat sempurna di bagian dalam dan rasanya lembut. Saat ini bika ambon telah di jual di berbagai kota besar di Indonesia, sehingga untuk bisa menikmati bika ambon tidak harus pergi ke Kota Medan.

  1. Gado-Gado

Gado-gado merupakan makanan tradisional Indonesia dari Betawi yang sangat populer dan mulai dikenal sejak abad ke-16. Apabila dilihat sekilas, gado-gado hampir sama seperti makanan khas Indonesia lainnya seperti pecel dari Jawa Timur atau Lotek dari Jawa Barat. Perbedaannya terletak pada racikan bumbu kacangnya, gado-gado tidak menggunakan kencur.

Bahkan gado-gado mendapat sebutan salad khas Indonesia, karena makanan ini terdiri dari berbagai jenis sayuran yang dicampur menjadi satu dan disiram saos kacang yang dihaluskan. Selain itu, makanan ini biasanya disajikan bersama irisan telur dan taburan bawang goreng yang menggugah selera.

Rasa gado-gado yaitu gurih, manis dan pedas. Makanan ini juga mudah ditemukan di berbagai restoran, warung makan atau bahkan di pinggiran jalan alias street food dan dapat dinikmati dengan nasi atau potongan lontong.

Gado-gado disukai masyarakat Indonesia dari berbagai lapisan. Bahkan karena saking populernya, wisatawan asing juga mengenalnya sebagai “carte de jour” atau salah satu daftar kuliner yang wajib dicoba ketika berkunjung ke Indonesia.

6. Gulai Ikan Patin

Gulai ikan patin merupakan salah satu sajian kuliner nusantara dan cukup populer karena rasanya yang nikmat. Makanan tradisional ini memiliki rasa segar dan menggugah selera apalagi kalau dinikmati pada siang hari untuk menu makan siang. Makanan yang satu ini wajib Anda coba, jika Anda berkunjung ke Jambi.

Gulai ikan patin memang diolah dengan higienis dan bersih, sehingga membuat selera makan menjadi naik. Makanan nusantara ini ternyata banyak digemari oleh wisatawan asing yang berkunjung ke kota tersebut.

Bahan utama kuliner ini adalah ikan patin, dimana ikan ini termasuk dalam kelompok genus pangasius (ikan yang memiliki kumis). Jenis ikan ini memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi antara lain asam lemak esensial DHA dan EPA, omega 3, vitamin A, vitamin B6, vitamin B12, vitamin D, zat besi, yodium dan selenium.

Oleh karena itu, mengkonsumsi gulai ikan patin sangat baik untuk kesehatan, karena kandungan gizi yang terdapat pada ikan patin cukup banyak. Gulai ikan patin lebih nikmat jika disajikan ketika masih panas, apalagi ketika cuaca dingin.

  1. Kerak Telur

Kerak telur merupakan makanan khas Betawi dan biasanya ditemukan pada acara Pekan Raya Jakarta. Ada juga yang menjualnya di pinggir jalan. Kuliner yang satu ini identik dengan Kota Jakarta. Karena makanan tradisional ini menjadi kebanggaan warga Jakarta. Sebab memiliki rasa yang gurih dan legit ketika dimakan.

Kuliner ini memang sudah terkenal lezat sejak masa kolonial Belanda dan sempat menjadi primadona di kota yang dahulu namanya Batavia. Kerak telur dapat dikatakan sebagai fast food-nya masyarakat di Jakarta. Untuk menyajikan kuliner ini tidak membutuhkan waktu lama, karena tidak sampai 15 menit saja Anda sudah dapat menyantap kerak telur yang hangat dan lezat.

Kuliner ini terbuat dari bahan-bahan seperti telur ayam/bebek, beras ketan putih, ebi yang disangrai dan ditambah bawang goreng. Kemudian diberi bumbu yang dihaluskan dan diberi kelapa parut yang sudah disangrai, cabai merah, jahe, kencur, gula pasir dan garam. Cara memasak kerak telur ini cukup unik. Kemudian dimasukkan kedalam wajan tanpa menggunakan minyak.

Ketika telur sudah setengah matang, maka wajan tersebut akan dibalik menghadap panas arang dari anglo yang digunakan untuk memasak dan membiarkan menjadi kerak.

Setelah permukaannya sedikit gosong, kerak telur diangkat dan ditaburi bumbu maka kerak telur siap untuk dinikmati. Kerak telur ini dibuat tanpa menggunakan kompor, melainkan menggunakan anglo dan arang. Cara memasak menggunakan anglo ini untuk menjaga rasa khas dari kerak telur yang legit dan gurih.

8. Kue Serabi

Kue serabi merupakan salah satu makanan tradisional yang sangat populer dan banyak diminati. Beberapa daerah mengklaim makanan yang satu ini sebagai makanan khas daerahnya, namun kue serabi yang cukup dikenal saat ini yaitu dari Kota Bandung. Meskipun kue ini dapat ditemukan di berbagai kota besar diseluruh nusantara.

maka dari itu kita harus bangga memiliki warisan kuliner nusantara yang terjaga dan tidak mengalahkan makanan-makanan modern. Kue serabi dibuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan. Hal yang menarik dari kue ini yaitu cara memasaknya secara tradisional dengan cara dibakar di atas tungku menggunakan wajan tanah liat.

Para penjual serabi masih mempertahankan cara tradisional tersebut hingga sampai saat ini. Dengan memasak menggunakan anglo, maka menghasilkan rasa yang gurih dan lezat. Kue ini memiliki bentuk bundar pipih dan memiliki pori, hampir menyerupai pancake namun ukurannya lebih kecil dan tebal.

Kue serabi mulai dikembangkan menjadi banyak varian rasa, mulai rasa coklat, keju, stroberi, dan durian. Namun serabi santanlah yang sangat populer di masyarakat. Campuran tepung beras dan santan menghasilkan rasa serabi yang gurih.

  1. Lumpia Semarang

Lumpia Semarang adalah salah satu makanan tradisional khas Semarang dengan bahan dasar rebung, udang ebi, daging ayam dan telur yang dibungkus kulit lumpia. Makanan ini merupakan jajanan khas Kota Semarang yang cukup populer dan sangat diminati oleh masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung kesana.

Lumpia Semarang ini jika dilihat dari tampilan luar sama halnya dengan lumpia pada umumnya, perbedaannya hanya terletak pada isinya. Lumpia pada umumnya hanya menggunakan rebung atau sayuran seperti kecambah, wortel atau kubis. Sedangkan lumpia Semarang isinya lebih lengkap dan memiliki citarasa yang berbeda dengan lumpia lainnya.

Rebung yang digunakan yaitu rebung dari bambu muda pilihan, sehingga memiliki tekstur yang renyah dan empuk saat dimakan. Hal itu yang membuat lumpia Semarang sangat diminati. Lumpia Semarang terdiri dari dua macam yaitu lumpia basah dan lumpia goreng. Perbedaannya terletak pada kulit lumpianya yang digoreng atau tidak.

Lumpia basah sangat cocok dinikmati bagi Anda yang sedang diet dan menghindari makanan gorengan. Kulit lumpia yang digunakan yaitu kulit lumpia yang dibuat dari bahan adonan khusus. Sehingga setelah digoreng terasa kerenyahannya. Selain itu, jika dipadukan dengan isi lumpia maka rasanya menjadi semakin nikmat, gurih, lezat dan membuat sensasi rasa yang khas.

Lumpia Semarang lebih nikmat jika disajikan selagi hangat, karena kerenyahannya lebih terasa. Biasanya disajikan bersama cabai rawit hijau, saus atau acar. Saos yang digunakan untuk menikmati lumpia terbuat dari bawang putih, tepung maizena, gula merah, gula, dan garam.

10. Gudeg Yogyakarta

Gudeg adalah makanan tradisional khas daerah Yogyakarta dengan bahan dasarnya dari nangka muda yang dipotong-potong kemudian dimasak bersama bumbu rempah-rempah dan santan. Proses memasak makanan ini membutuhkan waktu yang lama bahkan berjam-jam.

Gudeg paling cocok dinikmati dengan nasi hangat dan tambahan sambel. Biasanya gudeg dapat dicampur dengan tahu, telur rebus, ayam goreng dan lain-lain. Ciri khas dari gudeg jogja yaitu berwarna kecoklatan, karena proses memasaknya menggunakan daun kelor. Sebenarnya ada dua varian gudeg yaitu gudeg basah dan gudeg kering.
Gudeg basah yaitu gudeg yang disajikan dengan santan agak encer sehingga menghasilkan kuah gurih . Gudeg ini biasanya dinikmati untuk menu sarapan pagi. Sedangkan gudeg kering yaitu gudeg yang disajikan dengan santan kental dan dimasak dengan waktu lebih lama dibandingkan gudeg basah.

Bagi Anda yang tidak dapat memasak sendiri, maka tenang saja karena saat ini gudeg sudah disediakan dalam bentuk kemasan kaleng dan dapat Anda temui di supermarket atau mall- mall. Biasanya gudeg yang disajikan dalam bentuk kaleng yaitu gudeg kering, bahkan saat ini sudah tembus ke supermarket luar negeri.

 

8 Fakta Nasi Kucing, Makanan Angkringan Jogja

8 Fakta Nasi Kucing, Makanan Angkringan Jogja

8 Fakta Nasi Kucing, Makanan Angkringan Jogja – Liburan ke Jogja serasa kurang lengkap jika gak mampir ke angkringan untuk menikmati nasi kucing yang lezat dan murah. Pasalnya, nasi kucing sudah mejadi makanan khas Jogja yang sejak lama memiliki banyak penggemar. 8 Fakta Nasi Kucing, 

13 Makanan Khas Subang yang Lezat

13 Makanan Khas Subang yang Lezat

13 Makanan Khas Subang yang Lezat – Makanan Khas Subang | Ada banyak makanan khas Subang yang terkenal lezat dan wajib untuk dicoba. Meski daerah seputar pantura ini bukanlah daerah yang identik dengan tujuan wisata, namun tetap saja banyak orang yang berkunjung ke Subang untuk jalan-jalan 

10 Makanan Tradisional Khas Bali

10 Makanan Tradisional Khas Bali

10 Makanan Tradisional Khas Bali – Bali. Salah satu destinasi favorit wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Saking larisnya Bali, para pengusaha pun berbondong-bondong membuka cafe dan resto di Bali. Sampai-sampai para wisatawan lebih hafal nama-nama cafe populer di Bali dibandingkan nama-nama makanan tradisional khas Bali. Padahal tentu saja Bali pun memiliki berbagai makanan khas yang wajib kita cicipi saat berlibur ke sana.Nah, Klikers, berikut 1o makanan tradisional khas Bali yang bisa membuat Anda ketagihan:

Baca juga : 10 WISATA KULINER JAKARTA DAN SEKITARNYA

1. Bebek Betutu

Konon, bebek betutu yang berasal dari Kuta, Bali ini adalah makanan kesukaan para raja di Bali. Cara memasaknya cukup unik, yaitu daging bebek yang telah dibumbui harus dipijat-pijat terlebih dahulu. Katanya, dengan dipijat-pijat maka daging bebek akan menjadi empuk dan bumbunya meresap hingga ke tulang. Bebek yang telah dipijat lalu dibungkus dengan menggunakan daun pisang atau daun pinang lalu dipanggang dalam api sekam. Proses memasak bebek betutu membutuhkan waktu berjam-jam sehingga bebek betutu hanya dimasak ketika ada acara adat atau upacara keagamaan. Selain bebek betutu, ada juga ayam betutu. Perbedaan keduanya hanya dari dagingnya saja. Salah satu produsen betutu adalah Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.

2. Babi Guling

Semua pasti sudah pernah mendengar makanan tradisional khas Bali yang ini. Babi guling (be guling) terbuat dari anak babi yang perutnya diisi dengan bumbu dan sayuran, misalnya daun ketela pohon, lalu dipanggang sambil diputar-putar (diguling-gulingkan) sampai matang. Awalnya babi guling digunakan untuk sajian upacara adat atau keagamaan. Namun kini babi guling dapat ditemukan dengan mudah di berbagai rumah makan, warung, dan hotel-hotel di Bali. Babi guling yang paling terkenal berasal dari Kabupaten Gianyar.

3. Bubur Mengguh

Bubur mengguh merupakan bubur khas dari daerah Bali utara (Buleleng) yang sering disajikan saat upacara adat. Bubur mengguh terbuat dari beras dan santan yang disajikan dengan ayam suwir yang dibumbui lalu disiram kuah ayam kental dan urap sayur yang disajikan terpisah. Citarasanya sangat komplit, perpaduan gurih dan agak pedas dengan renyahnya sayur urap.

4. Srombotan

Srombotan merupakan sayuran khas Klungkung, Bali berupa lalapan sayur seperti kangkung, kacang panjang, dan kubis yang diberi bumbu yang disebut kalas. Kalas yaitu santan yang diberi kunyit tumbuk, lengkuas, bawang merah, bawang putih, ketumbar dan sedikit kencur lalu dimasak hingga kental. Kalas inilah yang menjadi ciri khas srombotan. Srombotan ini harus disajikan dengan bumbu kacang dan bumbu pedas yang dicampur hingga merata.

5. Nasi Jinggo

Nasi jinggo (atau nasi jenggo) merupakan makanan khas Bali berupa nasi putih yang disajikan dalam bungkus daun pisang dengan lauk pauk dan sambal. Nasinya disajikan seukuran kepalan tangan saja dan lauk pauknya biasanya adalah sambal goreng tempe, serundeng dan ayam suwir. Konon kata jinggo (jenggo) berasal dari bahasa Hokkien jeng go yang berarti seribu lima ratus. Sebelum krisis moneter tahun 1997, nasi jinggo ini memang dijual Rp 1.500,00 per porsi. Porsinya yang kecil mengingatkan pada nasi kucing khas angkringan Jawa Tengah.

6. Lawar

 

Ini bukan kelelawar, ya! Lawar adalah masakan berupa campuran sayur-sayuran yang direbus, kelapa yang dipanggang, dan daging cingcang yang dibumbui. Daging yang digunakan adalah daging sapi, babi, ayam, itik, dan penyu. Sementara sayurnya adalah buah nangka muda, pepaya muda, daun jarak, dan kacang-kacangan. Ada bermacam-macam lawar. Bila dilihat dari warnanya, ada lawar putih dan lawar merah. Lawar merah adalah lawar yang menggunakan campuran darah dari daging yang digunakan. Ada juga lawar yang dinamai sesuai dengan jenis daging atau jenis sayuran yang digunakan, semisal lawar babi dan lawar nangka.

7. Nasi Tepeng

Nasi tepeng adalah makanan tradisional khas Bali dari Gianyar, Bali. Rasanya pedas dan berempah karena dimasak dengan basa genep, yaitu campuran lengkap rempah-rempah (spices and herbs). Nasi tepeng disajikan dengan sayur-sayuran seperti kacang panjang, kacang merah, nangka muda, terong, daun kelor, dan kelapa parut. Nasi tepeng yang disajikan dengan menggunakan daun pisang ini menjadi salah satu jenis sarapan wajib warga Gianyar.

8. Sate Plecing

Sate plecing di Bali ada yang menggunakan daging ayam, babi, ataupun ikan laut. Keunikan sate plecing adalah jika sate pada umumnya disajikan dengan bumbu kacang, maka sate plecing disajikan dengan bumbu plecing. Plecing sendiri merupakan makanan khas Indonesia dari Lombok dan Bali. Plecing merupakan sambal tomat yang dibuat dari cabai rawit, garam, terasi, tomat, dan terkadang diberi tetesan jeruk limau.

9. Sate Lilit

Sate lilit terbuat dari ikan yang dihaluskan lalu diberi tepung serta bumbu-bumbu khas Bali. Sate lilit dibuat dengan cara melilitkan daging ikan pada batang serai. Rasanya sangat khas, berpadu antara pedas, wangi, manis dan gurih dengan aroma dari batang serai. Bukan hanya sekedar nikmat, sate lilit pun sehat karena rendah lemak.

10. Tum Ayam

Tum ayam adalah makanan tradisional khas Bali yang pembuatannya sama seperti pepes. Daging ayam yang dicincang dibumbui dengan berbagai rempah dan santan, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dikukus.

 

Wow… wow… ternyata Bali memiliki macam-macam kuliner nan lezat, ya! Jadi, kalau nanti Anda berlibur ke Bali, jangan lupa cicipi makanan tradisional khas Bali, ya! Apalagi para pencinta pedas pasti jatuh cinta dengan kuliner khas Bali yang rata-rata memiliki citarasa pedas.

5 Makanan Tradisional yang Gampang Dibuat

5 Makanan Tradisional yang Gampang Dibuat

5 Makanan Tradisional yang Gampang Dibuat – Bangsa Indonesia terkenal dengan beragam kulinernya, baik dari sabang sampai merauke, Aceh hingga Papua. Dan setiap sajian makanan tersebut mempunyai ciri khas tersendiri. Didukung  dengan banyaknya   rempah-rempah yang   melimpah, bahan-bahan pokok lainnya yang menjadikan makanan tersebut