Pengembangan Kuliner di Desa Nanga Semangut “Kerupuk Basah”

Pengembangan Kuliner di Desa Nanga Semangut “Kerupuk Basah”

Pengembangan Kuliner di Desa Nanga Semangut “Kerupuk Basah” –¬†Krupuk Basah adalah makanan khas Kapuas Hulu yang bahan dasarnya ikan dan tak luput juga daerah desa semangut juga tidak luput dari makanan khas ini karena jarak tempuh antara putusibau dan desa Nanga Semangut cukup dekat.

Baca juga : SEGA RUNTUK, SARAPANNYA ORANG BUMIAYUAN

Meski namanya kerupuk, sekilas penanganan ini terlihat seperti pempek khas Palembang. Yang membedakan adalah kerupuk basah atau dalam Bahasa setempat disebut ‘Temet’ ini di bentuk lonjong dan memanjang denagn panjan sekitar 15 hingga 20 sentimeter dengan diameter sekitar 2-3 sentimeter ada 3 varian rasa unggulan dari krupuk basah ini, yaitu ikan toman, patin dan belida.

Harga dari makanan khas desa semangut ini atau juga di sebut dengan daerah Kapuas Hulu cukup murah. Berkisar antara harga 10.000 sampai 15.000 lungkung (perbatang). Makanan khas ini di olah dengan di campurkan sedikit tepung yang di campurkan dengan daging yang sudah digiling dan di berikan bumbu yang sudah di tumis langsung di campurkan kedalam adonan kerupuk basah ini sesuai selera, setelah di campurkan adonan tersebut siap untuk di bentuk lonjong, dan ada juga berbentuk bulat yang harganya 1000 perbutir, setelah selesai di bentuk makanan ini di kukus terlebih dahulu. Kerupuk Basah ini Paling enak di nikmati pada saat masih panas, dengan sambal cabe kacang nya yang renyah, dan rasa kenyal dari daging ikannya membuat kita tidak berhenti untuk mengunyah.

Dan bukan hanya krupuk basah ikan saja yang jadi makanan khas daerah desa semangaut ada juga krupuk basah ikan teri, dan kerupuk basah sagu tapi pembuatan makanan ini lebih sulit dari pada makanan khas yaitu kerupuk basah, dimana pembuatan kerupuk basah ikan teri dan sagu banyak kendala seperti adonan nya kurang baiak mengakibatkan makanan tersebut jadi mentah atau hasilnya tidak baik dan pas dimakan pun rasanya tidak enak.

Meski berasal dari Kapuas hulu, makanan ini juga bias ditemui di sejumlah kabupaten lain seperti sintang, sekadau, sanggau, termasuk juga kota pontianakyang posisinya beradia di sepanjang aliran  sungai Kapuas.