Mitos tentang Makanan dan Diet Sehat

Mitos tentang Makanan dan Diet Sehat

Mitos tentang Makanan dan Diet Sehat – Apa sih yang terlintas di benak kita ketika mendengar kata “diet”? Pasti tidak jauh-jauh dari cara menurunkan berat badan, pilih-pilih makanan, menghindari makanan berlemak, paranoid dengan makanan yang mengandung kolesterol tinggi, dan lain sebagainya. Wajar saja sebenarnya, karena banyaknya pemberitaan mengenai berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh makanan “tidak sehat”. Yang mana sering dikaitkan dengan asupan lemak dan kolesterol.

Baca juga : PRODUK OLAHAN MAKANAN BEKU SEAFOOD HASIL DARI KEGIATAN KKN MAHASISWA UNIVERSITAS JEMBER

Tak jarang pula, kita serta-merta mengkategorikan makanan berlemak dan tinggi kolesterol sebagai junk food.

Namun di balik itu semua, penelitian imiah terbaru tentang makanan–sebagaimana layaknya sains pada umumnya yang senantiasa berkembang–membuktikan bahwa tidak selamanya makanan berlemak itu mengerikan. Tidak semua makanan tinggi kolesterol itu junk food.

Meskipun begitu, tetap saja beredar mitos seputar makanan berlemak dan mengandung kolesterol di sekitar kita. Dan juga “legenda” yang mengasumsikan diet rendah lemak sebagai gaya hidup sehat terbaik.

Apa saja yang termasuk mitos dan apa sebenarnya fakta di balik asupan nutrisi yang kita butuhkan untuk gaya hidup sehat? Berikut ini daftarnya.

1. Makanan berlemak bikin gemuk

Ini mitos pertama dan yang paling banyak digaungkan. Faktanya, tubuh kita membutuhkan lemak sebagai salah satu asupan nutrisi makro harian kita. Selain itu, jika Anda sedang dalam program menurunkan berat badan, lemak adalah salah satu faktor penting dalam kesuksesan diet Anda karena dua alasan ini:

  • Lemak membantu asupan energi Anda sebagai pengganti karbohidrat. Hal ini penting terutama bagi Anda yang menjalani diet pengurangan karbo.
  • Makanan berlemak membuat kita merasa cepat kenyang, sehingga kita terhindar dari food craving berlebihan.

Beberapa daftar makanan dengan lemak tinggi yang baik bagi kesehatan kita diantaranya:

  • Telur ayam
  • Alpukat
  • Kacang-kacangan

Tapi perlu diingat, para penggemar fast food jangan senang dulu! Kita di sini membicarakan tentang lemak sehat, lho. Karena lemak yang terdapat pada makanan yang diproses secara berlebihan seperti makanan cepat saji, makanan yang digoreng, serta roti dan kue tinggi gula justru membuat Anda gemuk secara tidak sehat.

2. Makanan tinggi kolesterol itu enggak sehat

Bukan rahasia lagi kalau makanan tinggi kolesterol menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar orang. Faktanya, makanan tinggi kolesterol itu juga mengandung nutrisi sangat tinggi yang dibutuhkan tubuh kita.

Contoh paling populer dari makanan tinggi kolesterol adalah kuning telur (hayo, siapa yang suka buang kuning telur karena takut kolesterol). Dalam porsi yang tepat, kuning telur adalah sumber nutrisi yang luar biasa. Sebut saja diantaranya vitamin B12, mineral, klorin, dan selenium.

Tapi, sama seperti poin pertama di atas, jangan mengandalkan kolesterol yang terdapat pada makanan cepat saji ya. Kendalikan juga keinginan untuk selalu mengonsumsi es krim dan gorengan. Mereka bertiga memang tinggi kolesterol, tapi bukan kolesterol yang banyak dibutuhkan oleh tubuh kita, oke?