Mau Pepes Bandeng dengan Kepedasan Nampol? Di Sini Jawabnya!

Mau Pepes Bandeng dengan Kepedasan Nampol? Di Sini Jawabnya!

Mau Pepes Bandeng dengan Kepedasan Nampol? Di Sini Jawabnya! – Kompasianer pecinta pedas, kalian musti coba pepes bandeng buatan UMKM dari Pamulang Tangerang Selatan ini.

Saya berani memberi rekomendasi, pasalnya sudah merasakan sendiri pedasnya.

Baca juga : MENIKMATI KESEGARAN “BINGKA BARANDAM”, KUE BERKUAH NAN UNIK KHAS KALIMANTAN SELATAN

Pepes Bandeng duri lunak ini , dikemas dengan kotak yang elegan. Selain sehat dan higenis, juga tak repot mengolahnya.

Di masa pandemi ini, kita lihat bersama pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) bermunculan.

Bagi saya fenomena ini tentu bagus, memicu semangat individu untuk mandiri.

Usaha makanan dan minuman rupanya menjadi primadona, mengingat perputarannya relatif cepat (karena setiap orang pasti makan- iya kan).

Istri saya, juga menyibukkan diri menjadi reseller beberapa makanan.

Berkolaborasi dengan beberapa kenalan, mengumpulkan order untuk mengambil aneka makanan siap santap dengan harga khusus.

Tak jarang, sore hari saya melihat istri menenteng beberapa jenis dagangan di motornya.

Kadang baso, cilok, empek empek, tekwan, shabu, brownies, kue tape, Pizza, peyek, kacang dan lain sebagainya.

Saya sangat mendukung kegiatan istri, lumayan kan, bisa membantu asap dapur tetap ngebul.

Saya juga tidak enggan turun tangan, membantu menawarkan sekaligus mengantarkan pesanan.

Saya meyakini, bahwa setiap keadaan selalu ada sisi positifnya, termasuk masa pandemi ini. Kita tidak boleh menyerah, dengan kondisi tengah berlangsung.

Kompasianer. Yuk, bangkit meski gerak kita tidak sebebas sebelumnya.

Tapi ingat, musti patuh protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak)

Jujur saya belum terbayang, bagaimana olahan pepes bandeng tampil dengan sangat kekinian.

Sampai akhirnya, saya temui jawabannya di Pepes Bandeng Dapoer Intan.

Kemasan berupa box dilapis plastik, pepes bandeng siap santap dibungkus daun pisang kemudian divacum.

Apabila disimpan di frezeer, bisa tahan lama sampai 6 bulan. sementara untuk penyimpanan di chiler, bisa bertahan sampai 2 bulan.

Sedangkan penyimpanan di suhu ruangan, pepes bandeng Dapoer Intan tahan sampai 4 hari.

Kesan pertama melihat penampakan ini, sangat higenis dan saya tidak ragu untuk mengonsumsi.

Tidak berhenti sampai di sini, cara pengolahan sangat sederhana. Bisa dilakukan siapapun, yang tidak bakat masak seperti saya.

Saya berani menjamin, bahwa untuk mengolah dan mengonsumsi pepes bandeng Dapoer Intan tidak pakai ribet.

Setelah dibuka dari kotak, bersama plastik vacum (pepes bandeng dengan daun pisang) bisa dikukus atau direbus atau masukkan microwave (silakan pilih salah satu).