Kuliner Legendaris di Bogor, Cobain Gurihnya Bubur Ayam Kabita

Kuliner Legendaris di Bogor, Cobain Gurihnya Bubur Ayam Kabita

Kuliner Legendaris di Bogor, Cobain Gurihnya Bubur Ayam Kabita – Liburan ke Bogor, jangan cuma mengunjungi tempat wisatanya.

Traveler juga wajib mencoba kuliner legendarisnya.

Baca juga : MUDAH MEMBUAT PANNACOTA MINT

Kuliner legendaris di Bogor ini bahkan sudah ada sejak 1960an.

Berikut deretan kuliner legendaris yang wajib dicoba saat liburan akhir pekan di Bogor

1. Bubur Ayam Kabita

Di Kota Bogor ada sebuah tempat makan legendaris yang menyediakan bubur, yakni Bubur Ayam Kabita.

Sudah berdiri sejak tahun 1971, membuat Bubur Ayam Kabita menjadi legendaris yang banyak diburu pecinta kuliner karena dibuat penasaran dengan rasanya.

Sesuai seperti namanya Kabita, yang berasal dari bahasa sunda mengandung arti tergoda atau menjadi kepingin.

Bubur Ayam Kabita pertama kali dijual oleh H.Loekman (alm).

Namun semenjak wafat pada tahun 2008, kini Bubur Ayam Kabita dilanjutkan oleh anak lelakinya.

Bubur ayam di sini disiram dengan kuah kaldu berwarna kecoklatan dengan bumbu rahasia dan dipadukan kecap asin.

Rahasia lain yang membuat rasa Bubur Ayam Kabita konsisten adalah kecap asinnya.

Dari zaman dulu sampai sekarang, Bubur Ayam Kabita masih menggunakan kecap asin yang sama supaya tidak mengubah rasa.

2. Laksa Pak Inin

Tak hanya Jakarta yang punya kuliner laksa, namun di Bogor juga ada kuliner khasnya yakni Laksa Bogor.

Berbeda dengan laksa Betawi yang dilengkapi udang rebon di kuahnya, laksa Bogor justru menggunakan oncom.

Laksa dari kedua daerah yang berbeda tersebut sama-sama menggunakan ketupat, bihun, tauge, dan daun kemangi sebagai bahan dasar.

Selain itu, ada pula tahu kuning dan telur rebus yang disiram dengan kuah kuning.

Jika ingin mencicipi makanan bercita rasa manis gurih ini, ada salah satu warung di Bogor yang cukup terkenal dan legendaris, yakni Warung Laksa Pak Inin.

Lokasinya berada di Jalan Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sudah berdiri sejak tahun 1965, warung ini selalu ramai dikunjungi kulinerian setiap harinya, baik dari Bogor maupun luar kota.

Bangunannya pun masih terbilang cukup sederhana dinding dan atap masih berupa bambu dan kayu.

Di Warung Laksa Pak Inin, kuah laksa dihangatkan dengan tungku kayu bakar.

3. Soto Kuning Pak Salam

Tak lengkap rasanya jika ke Bogor tidak mencicipi Soto Kuning Pak Salam.

Meski hanya berupa warung tenda, namun Soto Bogor Pak Salam ini ramai oleh pengunjung setiap harinya karena telah dikenal punya rasa yang enak dan khas.

Saat mencicipinya, kamu akan menemukan citarasa kuah santan kuning kental beraroma harum rempah yang khas.

Kamu juga bisa memilih sendiri isiannya sesuai dengan yang disuka, seperti daging sapi, otak, paru, limpa, lidah, usus, babat, dan kikil.

Isian tersebut disiram dengan kuah kuning kental yang hangat, dan lebih nikmat disandingkan dengan nasi hangat bertabur bawang goreng.

Yang menjadikan soto buatannya spesial adalah ada dua pilihan daging yang bisa dipilih, yakni rebus dan goreng.

Kedai soto kuning miliknya ini sudah berjualan sejak tahun 1980-an.

Tak heran jika ia sudah memiliki pelanggan tetap dan kedainya dikenal tak hanya warga Bogor saja namun juga para pelancong.