Klepon Haram? Berikut Penjelasannya

Klepon Haram? Berikut Penjelasannya

Klepon Haram? Berikut Penjelasannya –¬†Klepon adalah jajanan khas Indonesia yang kini ramai diperbincangkan di media sosial. Klepon sendiri adalah camilan yang sejarahnya menarik untuk diketahui.

Baca juga : BOLU GEDONG MAJA OLEH-OLEH KHAS MAJALENGKA

Di dalam pusaka Keraton Surakarta, yaitu Serat Centhini, memuat jajanan klepon ini. Naskah tersebut  ditulis pada masa awal abad ke-19. Disebutkan di dalam naskah tersebut, bahwa klepon adalah jajanan atau hidangan yang digunakan untuk suguhan para tamu. Selain itu, klepon juga digunakan untuk acara pesta atau selamatan. Klepon diyakini menjadi jajanan masyarakat jawa sebelum abad ke-19.

Klepon sendiri adalah jajanan yang terbuat dari campuran tepung beras dan pandan yang kemudian diisi dengan gula merah cair serta dibaluri dengan kelapa parut.

Awal mula permasalahan ini berasal dari unggahan foto di salah satu akun twitter yang berisi narasi, ” KUE KLEPON TIDAK ISLAMI, yuk tinggalkan jajanan yang tidak islami dengan cara membeli jajanan islami, aneka kurma yang tersedia di toko kami…” Unggahan tersebut mendapatkan beragam komentar dari warga twitter, mulai dari pro kontra serta lawakan, salah satunya, “Katanya klepon haram ya? Jadi harus dinikahin dulu biar halal yaa?”, Unggah pemilik akun bernama’ anakkecil’

Menurut Aribowo Sasmiti, isu klepon non islami juga membawa isu-isu terkait suku, agama, dan ras. Isu tersebut masih mudah menyentil emosi dan dapat digunakan untuk kepentingan agenda tertentu.

Dalam permasalahan ini, dosen Universitas Nahdatul Ulama Surakarta, Ahmad Faruk angkat bicara, “Dalam perspektif islam, tidak ada makanan syariah, lebih kepada halal apa haram, atau halalan toyiba apa tidak.” Beliau menegaskan kembali, “Kalau dalam agama Islam itu bukan makanan syar’i, tapi lebih kepada apakah makanan ini halal atau haram. Makanan halal itu makanan yang dibolehkan oleh agama, seperti daging ayam, daging sapi, dan daging kambing, sementara daging anjing dan babi haram.”

Oleh karena itu, selama bahan bahan yang terkandung di dalam jajanan klepon tersebut masi aman dan halal, klepon ini masi tergolong makanan yang boleh dikonsumsi.