Hidup Hemat ala Mahasiswa di Amrik

Hidup Hemat ala Mahasiswa di Amrik

Hidup Hemat ala Mahasiswa di Amrik – Jika kita beranggapan makan tahu tempe akan menghemat pengeluaran kita sehari-hari di Indonesia, namun tidak jika kita tinggal di Amerika Serikat karena dengan harga yang sama saya sudah bisa membeli ayam mentah sekitar dua setengah kilogram seharga lima US dollar.

Baca juga : TERIMA KASIH, FOOD VLOGGER

Gainesville, Florida, di sanalah saya menghabiskan waktu studi selama dua tahun penuh selama jenjang master periode 2015-2017, dan saat ini memulai kembali kehidupan di sana untuk program doktoral yang dimulai awal tahun 2020 ini.

Sebagai mahasiswa yang studi di luar negeri dengan beasiswa penuh, saya berusaha berhemat sedemikian rupa untuk keperluan lainnya (baca: menabung), seperti kasus saya untuk bisa jalan-jalan ke negara bagian Amerika Serikat lainnya ketika liburan spring break, summer atau winter, terlebih lagi bagi yang sudah memiliki keluarga dan anak tentu saja untuk mencukupi kebutuhan tambahan mereka.

Selain biaya sekolah dan kebutuhan sehari-hari, untungnya beasiswa saya dari pemerintah Amerika Serikat saat studi master sudah mencakup untuk asuransi kesehatan (yang mencapai $2500 per tahun), biaya pesawat keberangkatan dan kepulangan termasuk transportasi lokal dari Indonesia menuju ke kota tujuan sekolah, tunjangan buku dan mengikuti konferensi, serta anggaran untuk laptop, terlebih lagi beasiswa saya untuk studi doktoral kali ini dari pemerintah Indonesia ditambah juga tunjangan bulanan untuk keluarga, alhamdulillah…

Biaya apartment setiap bulan hampir pasti tidak dapat saya utak atik, namun pengeluaran lainnya (seperti konsumsi) dapat saya minimalisir sesuai kebutuhan dan ketersediaannya.

Dari anggaran beasiswa setiap bulan sekitar $1300 pada saat studi master, setengahnya saya habiskan untuk sewa apartment dengan fasilitas dua kamar tidur, satu kamar mandi, lengkap dengan furniture (seperti kulkas, sofa, tempat tidur).

Teman satu apartment saya di kamar lainnya pada saat itu berasal dari Hungaria, dia pun juga harus membayar sewa bulanan dengan nominal yang sama tentunya yang berbagi biaya listrik atau air setiap bulannya dengan saya sekitar $100.

Kali ini saya akan berbagi cerita dan pengalaman untuk bisa ‘bertahan hidup’ dengan berhemat ala mahasiswa di Amerika Serikat, dimana saya biasanya menghabiskan anggaran bulanan konsumtif sekitar $200-300. Check it out:

Mahasiswa mana yang tidak mengenal toko ini di Amerika Serikat. Semua produk dijual dengan harga serba $1 atau dirupiahkan sekitar Rp. 14,000.

Mulai dari makanan kering dan basah, minuman, peralatan rumah tangga atau bercocok tanam, mainan anak, kartu pos atau ucapan, peralatan elektronik lainnya. Saya sampai heran kok bisa beberapa produk dijual dengan harga lebih murah di sini dibanding di nusantara, misalnya telur ayam isi 12 seharga $.