Bedanya Sushi dengan Sashimi, Buat Pencinta Kuliner Jepang

Bedanya Sushi dengan Sashimi, Buat Pencinta Kuliner Jepang

Bedanya Sushi dengan Sashimi, Buat Pencinta Kuliner Jepang –  Sushi dan sashimi, dua kuliner Jepang yang terbilang sudah cukup familier di Indonesia.

Sushi dan sashimi menggunakan bahan mentah yang segar, terutama ikan. Terlihat serupa, tetapi terdapat perbedaan cukup jelas di antara keduanya.

Baca juga : 4 Kuliner di Bandung untuk Sarapan, Ada Roti Kismis yang Eksis Sejak 1929

Bedanya sushi dengan sashimi dapat dilihat dari bahan, tampilan, sampai teknik membuat kedua hidangan tersebut.

Sushi

  • Sushi adalah nasi bercuka dan ikan mentah merupakan salah satu bahan tradisionalnya.
  • Ciri khas sushi adalah nasinya pakai beras Jepang atau uruchimai. Setelah jadi nasi, dicampur cuka beras, garam, dan gula.
  • Biasanya sushi merupakan perpaduan nasi sushi, ikan dan atau seafood mentah lain, dan sayuran.
  • Tampilan sushi paling umum adalah semua bahan digulung dengan nori atau rumput laut.

Terkait nasi sushi yang teksturnya pulen, di Jepang biasanya nasi sushi pakai 2-3 jenis beras. Sementara cukanya bisa dicampur dari 2 merek berbeda.

Jenis-jenis sushi

Cara penyajian sushi terbagi menjadi dua yaitu sushi digulung dan tidak digulung. Terdapat setidaknya 5 jenis suhi:

  • Chirashizushi, nasi dalam mangkuk ditambah berbagai topping. Biasanya ikan dan sayuran mentah.
  • Inarizushi, suhi yang tersembunyi dalam kantung kulit tahu goreng. Isinya bisa bermacam-macam.
  • Nigirizushi, tidak dibungkus nori, tetapi diselimuti ikan atau telur di bagian atasnya.
  • Temarizushi, sushi berbentuk bulatan. Sementara sasazushi, sushi bentuk segi empat.
  • Makizushi, nasi yang digulung dengan nori dan kadang pakai dadar tipis untuk menggantikan nori.

Sementara itu, terdapat beberapa jenis makizushi. Di antaranya futomaki yang merupakan sushi sangat tebal dengan diameter hingga 6 sentimeter.

Kemudian, hosomaki adalah sushi dengan gulungan kecil berdiameter 2,5 sentimeter dan nori ada di bagian luar. Isinya tuna, mentimun, dan irisan wortel.

Temaki, sushi berbentuk kerucut dengan panjang sekitar 10 sentimeter dan dimakan dengan tangan, bukan sumpit.

Sashimi

  • Sashimi adalah potongan ikan mentah maupun seafood lainnya seperti udang, bahkan daging lain misalnya kuda.
  • Komponen utama sashimi adalah bahan mentah yang sangat segar.
  • Biasanya disajikan dengan wasabi, shoyu alias kecap asin khas Jepang, jahe, dan irisan lobak.

Jenis-jenis sashimi

Terdapat beragam jenis sashimi, tetapi kalau dari cara penyajiannya ada 3 jenis yang cukup populer.

  • Sugata-zukuri, sashimi ini masih mempertahankan bentuk asli dari ikan atau seafood yang dihidangkan. Misalnya saja ikan, dagingnya sudah diiris-iris tetapi disajikan seperti masih utuh.
  • Ikizukuri, seafood yang dihidangkan tampak seperti masih hidup. Biasanya yang disajikan adalah gurita, walaupun sudah mati tetapi ototnya masih bekerja jadi tampak seperti hidup.
  • Tataki, sashimi yang pakai daging setengah matang. Biasanya luarnya tampak matang, dalamnya masih mentah.

Sementara itu, untuk memotong daging sashimi diperlukan teknik khusus. Koki pembuat sashimi perlu belajar beberapa tahun supaya menguasai teknik memotong daging yang baik dan benar.