Ayam Geprek, Ayam Penyet, dan Ayam Gepuk, Apa Bedanya?

Ayam Geprek, Ayam Penyet, dan Ayam Gepuk, Apa Bedanya?

Ayam Geprek, Ayam Penyet, dan Ayam Gepuk, Apa Bedanya – Sajian ayam goreng di Indonesia ada banyak, yang paling terkenal belakangan adalah ayam geprek, ayam penyet, dan ayam gepuk.

Ketiganya memiliki persamaan yaitu sama-sama digoreng dan dipipihkan agar teksturnya lebih lembut. Tujuannya untuk memudahkan orang saat memakan.

Persamaan lain, ketiganya sama-sama di atas potongan ayam, dilumuri sambal.

Baca juga : 10 Tempat Kuliner Malam di Malang

Namun demikian ada perbedaan mendasar antara ketiganya, berikut perbedaan ayam geprek, ayam penyet, dan ayam gepuk:

1. Ayam geprek

Pembuat ayam geprek pertama di Indonesia, Ruminah asal Yogyakarta mengatakan ayam geprek adalah ayam goreng tepung (kentucky) yang diberi sambal di atasnya.

Ayam tersebut kemudian diulek agar daging terlepas dari tulang. Jadi empuknya ayam geprek mengandalkan tenaga pengulek ayam.

Sambal yang digunakan untuk pendamping ayam geprek sangat beragam.

Umumnya sambal bawang, tetapi bisa juga sambal matah, sambal embe, sambal madura, sambal kecombrang. Intinya aneka sambal khas Indonesia.

Topping ayam geprek juga beragam, biasanya diberikan keju parut atau keju mozarella yang leleh.

Ayam geprek bisa dibilang hidangan cepat saji dengan cita rasa Indonesia. Ayam goreng tepung asalnya dari Amerika Serikat.

2. Ayam penyet

Ayam penyet adalah hidangan ayam ungkep bumbu kuning yang digoreng, kemudian dipenyetkan (dipipihkan) dan diberi sambal di atasnya.

Bumbu ayam penyet terbilang lebih kompleks karena terdiri dari berbagai bumbu dan rempah Nusantara.

Seperti ketumbar, kemiri, kunyit, lengkuas, daun salam, bawang merah, dan bawang putih.

Ayam dimasak dalam tempo lama dengan api kecil. Hal ini dimaksud agar bumbu menyerap sempurna dan tekstur daging menjadi sangat lembut.

Teknik memasak ini dalam Bahasa Jawa disebut ungkep. Setelah ayam selesai diungkep, baru digoreng di minyak panas sebentar, kemudian dipenyet atau ditekan dengan ulekan agar potongan ayam agak gepeng.

Beda dengan ayam geprek yang mengandalkan tenaga untuk ayam jadi empuk, ayam penyet tidak ditekan sampai daging copot dari tulang.

Ayam hanya perlu dipipihkan agar sambal meresap ke daging. Sementara daging ayam sudah lembut dari proses ungkep.

3. Ayam gepuk

Kata gepuk disematkan pada merek penjual ayam goreng yaitu Ayam Gepuk Pak Gembus.

Gepuk sebenarnya adalah makanan khas Sunda, terdiri dari daging sapi yang dimarinasi dengan bumbu rasa manis dan dipukul hingga empuk.

Rasanya tentu berbeda jauh dengan ayam gepuk yang dijual di Ayam Gepuk Pak Gembus.

Ayam Gepuk Pak Gembus lebih menyerupai ayam penyet, ayam yang diungkep kemudian digoreng, dipipihkan, dan diberi sambal.

Namun ciri khas dari Ayam Gepuk Pak Gembus adalah meggunakan sambal bawang dengan campuran kacang. Rasa sambal ini yang menjadi ciri khas utama dan daya tarik ayam goreng tersebut.